Sudinhub Jaktim Siagakan Mobil Derek dan Pengawalan Ambulans Gratis
Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur menyiapkan sebanyak 25 unit mobil derek dan 10 sepeda motor berkapasitas 250 CC untuk mendukung layanan masyarakat melalui call center 1500813 Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.
"Layanan call center 1500813"
Kendaraan Dinas Operasional (KDO) tersebut disiapkan untuk memberikan layanan derek kendaraan serta pengawalan ambulans pembawa jenazah. Seluruh layanan dapat dimanfaatkan warga Jakarta secara gratis dan beroperasi selama 24 jam setiap hari.
Call Centre 1500813 Satu Nomor Solusi Transportasi Jakarta Resmi DiluncurkanKepala Sudinhub Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak mengatakan, penyediaan armada dan personel tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program layanan call center 1500813 yang sudah diluncurkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
"Total ada 25 mobil derek dan 10 sepeda motor yang kita siapkan untuk mendukung program layanan call center 1500813 Dinas Perhubungan DKI Jakarta," ujarnya, Kamis (13/8).
Harlem menjelaskan, adanya layanan tersebut diharapkan dapat mempercepat respons terhadap permohonan masyarakat, khususnya ketika membutuhkan layanan derek maupun pengawalan ambulans pembawa jenazah.
Meski menyiapkan puluhan armada, Harlem memastikan seluruh kendaraan tidak akan dioperasikan secara bersamaan. Armada akan dikerahkan sesuai kebutuhan di lapangan dan berdasarkan permohonan masyarakat yang masuk melalui call center.
"Kendali call center tetap di Dinas Perhubungan. Ketika ada permohonan masyarakat, tentu wilayah yang merespons untuk tindak lanjutnya," ungkapnya.
Menurutnya, untuk layanan pengawalan ambulans pembawa jenazah, Sudinhub Jakarta Timur menyiapkan sepeda motor berkapasitas 250 CC. Namun, pengawalan tersebut tidak dilakukan hingga memasuki jalan tol karena keterbatasan spesifikasi kendaraan.
"Apabila perjalanan ambulans membutuhkan pengawalan hingga masuk jalan tol, pengawalan akan dilanjutkan menggunakan sepeda motor berkapasitas lebih besar milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta," imbuhnya.
Harlem menambahkan, hingga Rabu (12/8), pihaknya belum menerima permohonan masyarakat untuk layanan derek maupun pengawalan ambulans pembawa jenazah.
"Meski demikian, seluruh personel dan armada telah disiapkan sehingga dapat segera bergerak apabila permohonan masuk melalui mekanisme layanan yang sudah ditetapkan," tandasnya.